Nasional

Dugaan Penganiayaan terhadap Kepala Desa Silang Terjadi di Rumah Dinas KUA Bacan Selatan Halmahera Selatana

×

Dugaan Penganiayaan terhadap Kepala Desa Silang Terjadi di Rumah Dinas KUA Bacan Selatan Halmahera Selatana

Sebarkan artikel ini
Dugaan Penganiayaan terhadap Kepala Desa Silang Terjadi di Rumah Dinas KUA Bacan Selatan  Halmahera Selatana

Wartapo, Halsel – Telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Kepala Desa Silang yang dilakukan oleh saudara kandung Ongki Nyong, atas nama Yamin Nyong.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, sekitar pukul 12.57 WIT, bertempat di rumah dinas KUA Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden penganiayaan tersebut terjadi di tengah-tengah keluarga besar Ongki Nyong. Pada saat kejadian, sejumlah pihak berada di lokasi, di antaranya Safri Nyong, Ongki Nyong, serta anggota keluarga besar lainnya. Namun sangat disayangkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada satu pun pihak keluarga yang berupaya melerai maupun membela korban, meskipun kejadian berlangsung di hadapan mereka.

Baca Juga :  Mendorong Anak Panti Berani Bermimpi, Senator Elisa Ermasari Gelar SOS MPR RI ke-13 di Bengkulu

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh terduga pelaku Yamin Nyong tersebut dinilai sebagai perbuatan yang tidak dapat dibenarkan secara hukum maupun moral, terlebih dilakukan terhadap seorang Kepala Desa yang sedang menjalankan tugas dan tanggung jawab sosialnya di tengah masyarakat.

Pihak keluarga korban telah secara resmi membuat laporan pengaduan kepada aparat penegak hukum dan meminta agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara serius, profesional, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Sambil Menangis, Miftah Mundur Dari Utusan Khusus Presiden

Keluarga korban menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu dan tidak boleh ada upaya pembiaran atau perlindungan terhadap pelaku.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat Desa Silang dan sekitarnya. Kekerasan yang terjadi di lingkungan keluarga besar sendiri menunjukkan lemahnya penghormatan terhadap hukum serta nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  Dua Pelari Gorontalo Tuntaskan BTN Jakarta Internasional Marathon 2025, Bukti Semangat Tanpa Batas

Oleh karena itu, keluarga korban dan masyarakat mendesak pihak kepolisian dan aparat terkait untuk segera melakukan pemeriksaan, memanggil saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian, serta menetapkan langkah hukum yang tegas agar keadilan dapat ditegakkan dan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya aparat penegak hukum, guna menjaga keamanan, ketertiban, dan supremasi hukum di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *