Warta Politik, Jakarta — Kunjungan Rachmat Gobel ke Asrama Gorontalo ST-29 di Salemba, Jakarta, menghadirkan langkah konkret bagi mahasiswa perantau. Tidak datang seorang diri, ia didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi NasDem, Ridwan Monoarfa, serta Tim Kerja Khusus RG, Feriyanto Mayulu, Roni Imran, dan Stafsus Alfian Kasim.
Dalam kunjungan ini, Rachmat Gobel menegaskan bahwa kondisi asrama mahasiswa Gorontalo membutuhkan perhatian serius, terutama karena selama 10 tahun terakhir minim sentuhan dan perhatian pemerintah.
“Kamar-kamar ini sangat memprihatinkan dan tidak sehat. Sirkulasi udara tidak berjalan. Ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan kita semua sebagai wakil rakyat, karena mahasiswa yang tinggal di sini adalah tunas muda dan generasi unggul yang akan membangun Gorontalo ke depan,” ujar Rachmat Gobel.
Setelah mendengar langsung keluh kesah mahasiswa terkait kondisi tempat tinggal mereka, Rachmat Gobel tidak berhenti pada kritik. Ia langsung menawarkan solusi nyata, baik secara jangka pendek maupun strategis.

Salah satu langkah penting yang ia gagas adalah pendirian Koperasi Mahasiswa di Asrama Salemba, lengkap dengan bantuan modal awal sebesar Rp 50 juta.
“Koperasi ini akan menjadi tempat mereka berlatih menjadi pengusaha muda, sekaligus menjadi agen pemasaran produk Gorontalo. Koperasi ini akan menjual produk UMKM dari daerah, seperti Kacang Tilihua, Kopi Pinogu, Kue Karawo, nike, sambal roa, dan lainnya,” jelas Rachmat Gobel.
Langkah ini bukan hanya bentuk dukungan finansial, tetapi juga strategi membangun kemandirian ekonomi sekaligus memperluas jangkauan produk lokal Gorontalo ke pasar luar daerah melalui mahasiswa sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Ridwan Monoarfa menegaskan komitmennya untuk turut mengawal program ini.
“Saya diberi tugas Pak Rachmat Gobel untuk mengawal Koperasi Mahasiswa Gorontalo, sebagai agen pemasaran atau distributor produk UMKM dari Gorontalo untuk dipasarkan di Jakarta,” terang Ridwan Monoarfa.
Tidak berhenti di situ, Rachmat Gobel juga menyampaikan komitmennya untuk merenovasi kamar-kamar asrama yang kini dalam kondisi memprihatinkan.
“Saya juga akan merenovasi kamar-kamar mahasiswa di asrama ini. Suasananya tidak sehat. Bagaimana mereka bisa menjadi generasi emas kalau tempat tinggalnya seperti ini?” tegasnya.
Kunjungan ini memberi harapan baru bagi mahasiswa Gorontalo di perantauan bahwa suara mereka didengar, kondisi mereka dilihat, dan masa depan mereka dipersiapkan melalui langkah nyata, bukan sekadar janji.
Dengan solusi konkret berupa modal usaha, koperasi, pemasaran produk UMKM, dan renovasi asrama, Rachmat Gobel menegaskan satu hal:
“Tunas muda Gorontalo tidak boleh dibiarkan tumbuh tanpa dukungan. Hari ini, kita mulai bergerak bersama.” Pungkasnya














