Warta Politik, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI yang menolak pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai anggota DPR RI.
GMNI menilai keputusan tersebut bukan sekadar persoalan administratif, tetapi berkaitan langsung dengan role model politik anak muda di legislatif.

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, menegaskan bahwa kami sangat membutuhkan representasi anak muda yang konsisten dan punya visi besar di DPR. Langkah MKD mempertahankan Rahayu Saraswati merupakan keputusan strategis dan sudah tepat. Saya menilai, pengunduran diri anggota dewan tidak bisa dipandang sebagai urusan pribadi, melainkan memiliki implikasi politik yang luas bagi representasi rakyat apalagi anak muda.
“Keputusan MKD adalah langkah tepat dan objektif. Ini bukan sekadar menolak pengunduran diri seseorang, tetapi menegaskan bahwa mandat rakyat tidak boleh disandarkan pada kalkulasi politik sesaat. Mbak Saras adalah figur anak muda yang berintegritas dan konsisten memperjuangkan hak-hak publik sangat penting bagi beliau untuk tetap berada di parlemen,” ujarnya saat di konfirmasi pihak media.

Sujahri juga menyoroti rekam jejak Rahayu Saraswati yang dinilai memiliki komitmen kuat pada isu kesetaraan gender, perlindungan anak, dan pemberdayaan perempuan—agenda-agenda strategis yang menurut GMNI harus terus diperjuangkan dalam ruang legislatif.
“Dukungan kami bukan sekadar dukungan personal, tetapi penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan yang sejalan dengan semangat nasionalisme kerakyatan yang GMNI usung. Parlemen adalah ruang perjuangan yang tidak boleh ditinggalkan, terlebih oleh mereka yang selama ini membela kelompok rentan,” jelasnya.

Lebih jauh, DPP GMNI mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus mengawal keberlanjutan kerja-kerja dewan, agar DPR RI tidak terjebak dalam dinamika politik pragmatis yang mengaburkan tujuan utama lembaga legislatif sebagai penjaga kepentingan publik.
Dengan sikap politik GMNI tersebut, posisi Rahayu Saraswati di DPR RI diharapkan semakin mendapatkan legitimasi moral untuk melanjutkan agenda-agenda kerakyatan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah kompleksitas politik nasional.













