Legislatif

DPRD Gorontalo Terima Aduan Keterlambatan Dana Desa Boalemo

×

DPRD Gorontalo Terima Aduan Keterlambatan Dana Desa Boalemo

Sebarkan artikel ini

Lima perwakilan kepala desa dari Kabupaten Boalemo mendatangi DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (3/11/2025), mengadukan keterlambatan pencairan dana desa tahap II. Hingga kini, 21 dari 80 desa di wilayah tersebut belum menerima dana yang menjadi hak mereka.

Keluhan diterima anggota DPRD, di antaranya Anas Jusuf dan Limoni Hippy (Komisi II), serta Muhammad Dzikyan, Manaf A. Hamzah, dan Sekretaris Komisi IV, Ghalib Lahidjun.

 

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Bentuk Tiga Pansus untuk Bahas Tiga Ranperda Prioritas

“Kalau dananya tertahan, otomatis banyak kegiatan desa yang terhambat. Kami akan kawal sampai selesai, termasuk ke kementerian jika perlu,” ujar Ghalib.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gorontalo Hadiri Apel Gelar Pasukan dan Peresmian Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru

 

Selain dana desa, kepala desa juga menyoroti Koperasi Merah Putih (Kopdes) yang belum menunjukkan aktivitas jelas, meski disebut menjaminkan 30 persen dana desa. Mereka khawatir kebijakan ini berpotensi menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

 

“Kekhawatiran itu wajar. Kami minta transparansi penuh soal Kopdes agar tidak menjadi beban bagi desa,” tambah Ghalib.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Desak Percepatan Penanganan Banjir dan Jembatan Randangan ke Kementerian PUPR

 

DPRD berharap pemerintah pusat segera menuntaskan proses pencairan dana desa tahap II. Informasi sementara menyebut keterlambatan disebabkan kendala jaringan dan sistem aplikasi, yang dipastikan akan segera diatasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *