DaerahLegislatif

Komisi II DPRD Gorontalo Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM, SPBU Akan Disidak

×

Komisi II DPRD Gorontalo Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM, SPBU Akan Disidak

Sebarkan artikel ini

Warta Politik, Gorontalo – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menegaskan pihaknya akan turun langsung menindaklanjuti persoalan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah, menyusul maraknya keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh solar subsidi di sejumlah wilayah.

Keluhan itu terutama datang dari Kabupaten Boalemo, di mana banyak warga kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari. Salah satunya, Ruslan Mbagu (43), nelayan asal Boalemo, mengaku sering harus mengantre selama berhari-hari untuk bisa memperoleh solar.

“Kami kadang antri dua sampai tiga hari, tapi solar tetap habis. Sementara ada yang isi pakai jerigen dalam jumlah banyak. Itu yang bikin kami curiga,” ungkap Ruslan dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Finalisasi Rancangan Awal RPJMD 2025–2029

DPRD Tegaskan Akan Ambil Langkah Tegas

Menanggapi hal tersebut, Mikson menyatakan bahwa praktik pengisian BBM yang tidak sesuai aturan tidak boleh dibiarkan.
Menurutnya, Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo akan mengambil langkah nyata agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo tidak akan tinggal diam. Kami akan segera melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPBU di Gorontalo. BBM subsidi harus benar-benar tepat sasaran, bukan malah lari ke pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Mikson.

Ia juga meminta Pertamina memperketat pengawasan terhadap seluruh SPBU di provinsi tersebut. Mikson menduga, persoalan kelangkaan bukan hanya disebabkan oleh distribusi dari pusat, tetapi juga adanya indikasi penyimpangan di tingkat penyalur.

Baca Juga :  Anggaran PSU Gorontalo Utara Belum Cair, Deprov Soroti Kesiapan Pemerintah Provinsi

“Kami akan pastikan melalui sidak nanti, siapa yang bermain akan kami bongkar,” tambahnya.

Pertamina dan Hiswana Migas Klaim Pasokan Aman

Sementara itu, T. Muhammad Rum, Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Sulawesi, memastikan stok BBM untuk wilayah Gorontalo masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stoknya masih tersedia. Adanya peningkatan kebutuhan beberapa minggu ini kami respon dengan peningkatan operasional di IT Gorontalo. Monitoring dan pengawasan juga terus dilakukan agar BBM subsidi tetap tepat sasaran,” jelas Rum.

Pernyataan serupa disampaikan Melki dari Hiswana Migas Gorontalo, yang menegaskan hingga saat ini belum ditemukan kelangkaan solar di lapangan.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Desak Revisi Aturan Pembatasan PPPK dalam Organisasi Kemasyarakatan

“Kami pantau penyaluran di lapangan masih sesuai jadwal. Tidak ada kelangkaan. Kalau ada keluhan masyarakat, tentu harus dilihat langsung penyebabnya, apakah dari SPBU atau adanya penyalahgunaan,” kata Melki.

Komisi II Siapkan Sidak SPBU Bermasalah

Meski pihak terkait menyebut pasokan aman, Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo tetap berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU yang sering dilaporkan masyarakat.

Mikson menegaskan, pengawasan ketat akan menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

“Saya tegaskan, jangan ada SPBU yang mempermainkan distribusi BBM bersubsidi. Jika terbukti, kami tidak segan-segan merekomendasikan sanksi keras. Tugas kami memastikan rakyat mendapatkan haknya, bukan menyaksikan permainan yang merugikan,” tutup Mikson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *