LegislatifPolitik

Deprov Gorontalo Bahas Revisi Tatib, Anggota Bolos Rapat Terancam PAW

×

Deprov Gorontalo Bahas Revisi Tatib, Anggota Bolos Rapat Terancam PAW

Sebarkan artikel ini
Ketua Pansus, Samsir Djafar Kiayi

Warta Politik,Legislatif – Revisi tata tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo tengah menjadi sorotan. Panitia Khusus (Pansus) kini fokus pada penguatan aturan etika, khususnya soal kedisiplinan kehadiran anggota dalam rapat paripurna.

Ketentuan baru itu mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2018 yang mengatur tentang penyusunan tata tertib DPRD. Salah satu poin krusial yang tengah digodok adalah sanksi bagi anggota yang sering mangkir tanpa alasan jelas.

Ketua Pansus, Samsir Djafar Kiayi, menyampaikan bahwa anggota DPRD yang tercatat enam kali absen tanpa keterangan sah bisa diusulkan untuk Pergantian Antar Waktu (PAW).

Baca Juga :  Fikram Salilama Soroti Kondisi Kantor Penghubung Gorontalo di Jakarta

“Enam kali absen tanpa keterangan dalam rapat paripurna merupakan angka yang signifikan dan menunjukkan ketidakseriusan anggota dalam menjalankan tugasnya,” tegas Ketua Pansus dalam rapat tertutup yang digelar Senin malam (14/4/25) di Mana Cafe.

Ia menambahkan bahwa usulan PAW ini bukan semata-mata bentuk hukuman, tetapi upaya menjaga integritas lembaga legislatif.

“Oleh karena itu, kami mengusulkan agar hal ini menjadi dasar usulan PAW. Ini bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk menjaga marwah dan kredibilitas lembaga DPRD.”

Baca Juga :  KPK RI Audiensi Bersama DPRD Gorontalo, Tekankan Sinergi Antarlembaga

Dalam rapat tersebut, Pansus juga membahas aspek lain terkait sanksi pelanggaran kode etik serta penguatan aturan internal. Samsir menekankan bahwa kehadiran anggota dalam rapat bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen terhadap amanah rakyat.

Usulan PAW akan tetap melalui prosedur resmi, melibatkan pimpinan DPRD, fraksi, hingga pemerintah daerah. Tidak semua pelanggaran langsung berujung PAW, melainkan harus melalui proses klarifikasi dan verifikasi terlebih dahulu.

Di sisi lain, langkah ini mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Mereka menilai revisi ini sebagai upaya memperkuat akuntabilitas wakil rakyat.

Baca Juga :  Timsel KPID Gorontalo Buka Pendaftaran Komisioner Baru, Gratis Tanpa Pungutan

Namun, kritik juga bermunculan. Beberapa pihak khawatir proses PAW bisa disalahgunakan jika tak diawasi ketat. Transparansi dan keadilan dalam pelaksanaan menjadi tuntutan utama.

“Pansus Tata Tertib DPRD saat ini masih terus bekerja keras untuk menyelesaikan revisi tata tertib. Diharapkan revisi tata tertib ini dapat segera disahkan dan diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan akuntabel di DPRD.” Tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AHY Titip Pesan Kebangkitan Demokrat, Herman Khaeron Minta Kader Gorontalo Perkuat Konsolidasi GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo diminta menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus kebangkitan partai menghadapi agenda politik mendatang. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Musda V yang digelar di Fox Hotel Gorontalo, Minggu (5/7/2026). Dalam sambutannya, Herman menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, pesan yang disampaikan AHY menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader agar terus bekerja membesarkan Partai Demokrat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Herman mengatakan, seluruh jajaran partai harus menjadikan Musda sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menegaskan, kebangkitan Demokrat tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi juga dari kemampuan kader memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya memastikan struktur partai bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, mesin partai yang solid dan berjalan sesuai dengan aturan organisasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan. “Partai Demokrat memiliki mesin yang efektif. Ada dua tujuan penting, pertama untuk seluruh rakyat Gorontalo dan kedua bagaimana mesin partai harus betul-betul berjalan sesuai AD/ART kita sampai tingkat anak ranting,” ujar Herman. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan perjalanan panjang Partai Demokrat di Gorontalo. Menurutnya, partai berlambang mercy itu pernah mencatatkan berbagai prestasi politik, termasuk memiliki wakil di DPR RI dan meraih sejumlah kursi di DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi. Karena itu, Herman optimistis kejayaan tersebut dapat diraih kembali apabila seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat. Musda V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD, DPC se-Gorontalo, serta kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Forum tersebut juga menjadi agenda untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat strategi partai menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Politik

Wartapol, Gorontalo – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…