Kota GorontaloPolitik

Bukti Baru Kasus SPAM Dungingi Diduga Dibiarkan, Kejari Main Mata ?

×

Bukti Baru Kasus SPAM Dungingi Diduga Dibiarkan, Kejari Main Mata ?

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa yang diduga menerima menerima aliran dana sejumlah 1,5 Miliar pada proyek SPAM Dungingi. ( Foto : Dulohupa.id )
Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa yang diduga menerima menerima aliran dana sejumlah 1,5 Miliar pada proyek SPAM Dungingi. ( Foto : Dulohupa.id )

Warta Politik, Kota Gorontalo – Seorang praktisi hukum asal Gorontalo, Susanto Kadir, mengkritisi Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo yang diduga mengabaikan bukti baru (novum) dalam kasus korupsi proyek SPAM Dungingi.

Kasus ini menyeret nama Ketua DPRD Kota Gorontalo terpilih, Irwan Hunawa.

Menurutnya, sikap Kejari yang tidak menindaklanjuti novum dalam persidangan mencerminkan lemahnya penegakan hukum serta berpotensi memberikan celah bagi pelaku korupsi untuk lolos dari jerat hukum.

“Secara prinsip, setiap novum atau fakta baru yang terungkap dalam persidangan harus ditindaklanjuti. Dalam perkara korupsi, ini merupakan kewajiban kejaksaan untuk membuka penyelidikan baru jika ditemukan keterlibatan pihak lain yang sebelumnya tidak terjerat hukum,” jelasnya.

Baca Juga :  Presma UBM Bantah Tudingan Intimidasi, Kampus Sebar Hoaks? 

Susanto Kadir, yang juga menjabat sebagai Direktur LBH Limboto, menegaskan bahwa penanganan kasus korupsi tidak boleh berhenti pada pihak pertama yang dijerat. Jika terdapat indikasi keterlibatan pihak lain berdasarkan fakta persidangan, jaksa wajib melakukan pendalaman.

“Kasus SPAM Dungingi ini, dengan adanya keterangan saksi yang menyebutkan permintaan fee sebesar 11 persen oleh pejabat DPRD, adalah informasi yang tidak bisa dianggap angin lalu. Jika kejaksaan tidak bertindak, maka ini bisa menjadi preseden buruk bagi kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan,” tegasnya.

Baca Juga :  Banggar Deprov Gorontalo Dukung Efisiensi Anggaran demi Optimalisasi Pembangunan

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pengabaian fakta persidangan seperti ini dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat bahwa proses hukum tidak berjalan secara independen dan dapat dipengaruhi oleh kepentingan tertentu.

“Jaksa bukan hanya alat negara, tetapi juga wakil masyarakat dalam menegakkan keadilan. Jika jaksa terlihat mengabaikan novum yang signifikan, itu sama saja dengan mengkhianati mandat rakyat,” katanya.

Baca Juga :  Cek Validitas Data, DPRD Gorontalo Telusuri Perbedaan Angka LKPJ dan BPS

Ia pun mendesak Kejaksaan Tinggi Gorontalo dan Kejaksaan Agung untuk turun tangan dalam mengawasi proses hukum kasus ini.

Selain itu, ia juga menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengawasi agar tidak ada celah hukum yang dibiarkan.

“Masyarakat harus terus mengawal kasus ini agar hukum berjalan sesuai koridornya, tanpa diskriminasi atau perlakuan khusus terhadap pejabat tertentu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AHY Titip Pesan Kebangkitan Demokrat, Herman Khaeron Minta Kader Gorontalo Perkuat Konsolidasi GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo diminta menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus kebangkitan partai menghadapi agenda politik mendatang. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Musda V yang digelar di Fox Hotel Gorontalo, Minggu (5/7/2026). Dalam sambutannya, Herman menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, pesan yang disampaikan AHY menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader agar terus bekerja membesarkan Partai Demokrat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Herman mengatakan, seluruh jajaran partai harus menjadikan Musda sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menegaskan, kebangkitan Demokrat tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi juga dari kemampuan kader memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya memastikan struktur partai bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, mesin partai yang solid dan berjalan sesuai dengan aturan organisasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan. “Partai Demokrat memiliki mesin yang efektif. Ada dua tujuan penting, pertama untuk seluruh rakyat Gorontalo dan kedua bagaimana mesin partai harus betul-betul berjalan sesuai AD/ART kita sampai tingkat anak ranting,” ujar Herman. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan perjalanan panjang Partai Demokrat di Gorontalo. Menurutnya, partai berlambang mercy itu pernah mencatatkan berbagai prestasi politik, termasuk memiliki wakil di DPR RI dan meraih sejumlah kursi di DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi. Karena itu, Herman optimistis kejayaan tersebut dapat diraih kembali apabila seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat. Musda V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD, DPC se-Gorontalo, serta kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Forum tersebut juga menjadi agenda untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat strategi partai menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Politik

Wartapol, Gorontalo – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…