Warta Politik, Legislatif – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, bersama sejumlah anggota dan pimpinan komisi turun langsung meninjau lokasi tanggul yang jebol di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.
Kerusakan tanggul ini terjadi akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan genangan pada lahan pertanian milik warga.
“Tanggul ini jebol diakibatkan oleh banjir, sehingga beberapa ratusan hektar perkebunan masyarakat tergenang air akibat luapan,” ungkap Espin.
Menindaklanjuti kondisi ini, Komisi III segera berkoordinasi dengan Balai Sungai untuk melakukan penanganan sementara agar luapan air dapat dicegah lebih lanjut.

“Alhamdulillah, sudah dibuatkan tanggul sementara dan sudah dinaikkan sekitar satu meter setengah dari permukaan sungai. Saat ini pekerjaan masih terus berjalan,” jelasnya.
Dalam kunjungan itu, Komisi III juga menyoroti kondisi jembatan di sekitar lokasi tanggul. Espin menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek jangka panjang.
“Jembatan ini dirancang untuk pembangunan selama 50 tahun. Saat ini sudah berjalan 34 tahun, artinya masih dibutuhkan sekitar 16 tahun lagi untuk rampung,” kata Espin.
Ia juga menyoroti pipa besi milik PDAM yang terpasang di atas jembatan dan dianggap memberikan tekanan tambahan pada struktur jembatan.
“Alhamdulillah kami juga menyampaikan kepada Bupati Pohuwato, bahwa ada pipa besi dari pihak PDAM yang menjadi beban dari jembatan tersebut. Ini perlu diangkat agar jembatan tidak mengalami penurunan,” ujarnya.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerusakan lanjutan, Espin menyebut akan ada pemasangan bronjong di sekitar jembatan untuk memperkuat daya tahan terhadap tekanan debit air.
“Rencananya jembatan ini juga akan dibuatkan bronjong untuk menahan debit air sungai,” tutup Espin Tulie.














