Legislatif

Tanggul Jebol Akibat Banjir di Pohuwato, Komisi III DPRD Tinjau Langsung dan Dorong Penguatan Jembatan

×

Tanggul Jebol Akibat Banjir di Pohuwato, Komisi III DPRD Tinjau Langsung dan Dorong Penguatan Jembatan

Sebarkan artikel ini
Tanggul Jebol Akibat Banjir di Pohuwato, Komisi III DPRD Tinjau Langsung dan Dorong Penguatan Jembatan

Warta Politik, Legislatif – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, bersama sejumlah anggota dan pimpinan komisi turun langsung meninjau lokasi tanggul yang jebol di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.

Kerusakan tanggul ini terjadi akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan genangan pada lahan pertanian milik warga.

“Tanggul ini jebol diakibatkan oleh banjir, sehingga beberapa ratusan hektar perkebunan masyarakat tergenang air akibat luapan,” ungkap Espin.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Gorontalo Tinjau Jembatan Ambruk di Pulubala

Menindaklanjuti kondisi ini, Komisi III segera berkoordinasi dengan Balai Sungai untuk melakukan penanganan sementara agar luapan air dapat dicegah lebih lanjut.

“Alhamdulillah, sudah dibuatkan tanggul sementara dan sudah dinaikkan sekitar satu meter setengah dari permukaan sungai. Saat ini pekerjaan masih terus berjalan,” jelasnya.

Dalam kunjungan itu, Komisi III juga menyoroti kondisi jembatan di sekitar lokasi tanggul. Espin menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek jangka panjang.

“Jembatan ini dirancang untuk pembangunan selama 50 tahun. Saat ini sudah berjalan 34 tahun, artinya masih dibutuhkan sekitar 16 tahun lagi untuk rampung,” kata Espin.

Baca Juga :  Komisi IV Deprov Gorontalo Soroti Tambang dan Irigasi Saat Kunjungan ke Pohuwato

Ia juga menyoroti pipa besi milik PDAM yang terpasang di atas jembatan dan dianggap memberikan tekanan tambahan pada struktur jembatan.

“Alhamdulillah kami juga menyampaikan kepada Bupati Pohuwato, bahwa ada pipa besi dari pihak PDAM yang menjadi beban dari jembatan tersebut. Ini perlu diangkat agar jembatan tidak mengalami penurunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ghalieb Lepas Jatah Pokir ke Pemprov Gorontalo

Sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerusakan lanjutan, Espin menyebut akan ada pemasangan bronjong di sekitar jembatan untuk memperkuat daya tahan terhadap tekanan debit air.

“Rencananya jembatan ini juga akan dibuatkan bronjong untuk menahan debit air sungai,” tutup Espin Tulie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *