Wartapol, Gorontalo — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kyai, menekankan pentingnya pendekatan inklusif dan penguatan data dalam proses evaluasi program SKALA Gorontalo. Penegasan ini disampaikan saat rapat koordinasi lintas sektor pemerintah daerah dan mitra pembangunan di Gorontalo, bertujuan memastikan program berjalan efektif dan berdampak sesuai target.
Menurut Syamsir, perencanaan pembangunan tidak hanya harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat secara umum, tetapi juga harus mengakomodasi kelompok rentan sehingga hasil program dapat dirasakan secara adil. Untuk itu, keterlibatan berbagai pihak dalam pengumpulan dan analisis data menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Ia menjelaskan bahwa evaluasi program berbasis data yang lengkap dan akurat akan membantu dalam mengidentifikasi tantangan serta potensi perbaikan kebijakan. Penguatan data dianggap menjadi landasan penting untuk perumusan strategi yang tepat sasaran, terutama dalam konteks program SKALA yang bertujuan mempercepat layanan dasar bagi masyarakat Gorontalo.
“Kita perlu memastikan bahwa semua kelompok masyarakat, termasuk yang selama ini kurang terwakili, mendapatkan manfaat dari program ini. Hal ini hanya bisa dilakukan melalui data yang kuat dan pendekatan yang inklusif,” ujar Syamsir Djafar Kyai.

Dalam diskusi tersebut, Syamsir juga menyampaikan perlunya memperkuat pokok-pokok pikiran DPRD yang bersifat inklusif sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan kebutuhan mayoritas, tetapi juga suara kelompok yang rentan atau kurang berdaya.
Selanjutnya, DPRD Gorontalo akan mendorong koordinasi lebih intens antara pemerintah provinsi, mitra pembangunan, dan lembaga teknis untuk memperluas kualitas data serta mekanisme evaluasi program SKALA. Dengan demikian, diharapkan program tersebut mampu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang lebih luas dan manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.














