Wartapol Gorontalo — DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat konsultasi pimpinan DPRD bersama pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (15/12/2025).
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, menjelaskan bahwa rapat tersebut digelar sebagai langkah optimalisasi kinerja lembaga legislatif, terutama untuk mengantisipasi padatnya agenda DPRD di penghujung tahun yang beririsan dengan masa libur nasional.

“Rapat ini pada intinya untuk mengantisipasi pelaksanaan rapat-rapat di akhir tahun, karena masih terdapat agenda penting yang harus segera diselesaikan,” ujar La Ode Haimudin.
Ia mengungkapkan, terdapat tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang saat ini menjadi prioritas DPRD Provinsi Gorontalo. Ketiga Ranperda tersebut masing-masing Ranperda Pengarusutamaan Gender, Ranperda Kepemudaan, serta Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Menurut La Ode, hingga kini DPRD masih menunggu hasil fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap ketiga Ranperda tersebut.
“Jika hasil fasilitasi itu keluar di akhir tahun, maka perlu dipastikan mekanisme agar rapat paripurna tetap dapat dilaksanakan, meskipun dalam suasana libur,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, DPRD Provinsi Gorontalo merencanakan konsultasi langsung ke Kemendagri di Jakarta guna memastikan kesiapan serta progres fasilitasi atas tiga Ranperda yang tengah dibahas.
“Hal inilah yang menjadi inti pembahasan dalam rapat konsultasi hari ini, agar seluruh agenda legislasi strategis DPRD dapat dituntaskan tepat waktu,” pungkas La Ode Haimudin.













