Warta Politik, Legislatif – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Jalan dan Balai Sungai. Rapat yang berlangsung di Ruang Inogaluma ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Espin Tulie, didampingi Wakil Ketua Anas Jusuf.
Usai pertemuan, Espin Tulie menjelaskan bahwa sejumlah persoalan strategis dibahas, termasuk keluhan warga terkait banjir di Kecamatan Randangan, Desa Patilanggio.
“Pada prinsipnya, perencanaan perbaikan akan dilakukan. Namun, kita pahami bersama bahwa tahun ini terjadi efisiensi anggaran. Meski demikian, hal ini tidak menjadi hambatan,” ujar Espin, (17/3/25)
Beberapa daerah yang menjadi fokus utama perbaikan infrastruktur antara lain Kabupaten Pohuwato, Bone Bolango, Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, serta Kota Gorontalo.
“Perbaikan infrastruktur ini tetap membutuhkan anggaran. Alhamdulillah, tadi diinformasikan bahwa beberapa mata anggaran sudah mulai dibuka. Meskipun efisiensi anggaran yang dilakukan mencapai hampir 60 persen, tetapi sudah ada progres,” jelasnya.
Terkait penanggulangan banjir di Randangan, Espin menyebut bahwa hasil diskusi memproyeksikan kebutuhan anggaran yang cukup besar.
“Mengingat besarnya kebutuhan anggaran, perbaikan ini tidak hanya bergantung pada Balai Jalan dan Balai Sungai. Akan ada kolaborasi antara Pemerintah Daerah Pohuwato dan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya persoalan banjir, kondisi jembatan di Pohuwato juga menjadi perhatian serius. Jembatan yang sudah berdiri sejak 1988 mengalami pergeseran pondasi dan membutuhkan perbaikan segera.
“Struktur jembatan ini sudah cukup tua. Kedalaman pondasinya pun sudah bergeser dari titik pusat kedalaman sungai, sehingga perlu dilakukan perbaikan sementara,” tegasnya.
Selain itu, pembahasan dalam RDP juga mencakup proyek strategis nasional, yaitu proyek Bulango Ulu. Perbaikan proyek ini diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp500 miliar, namun keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
“Namun, karena adanya efisiensi anggaran, dana yang tersedia untuk proyek Bulango Ulu saat ini hanya Rp100 miliar,” tutupnya.
















