Warta Politik, Kota Gorontalo – Persatuan Olahraga Billiard Seluruh Indonesia (POBSI) Provinsi Gorontalo berikan sanksi berupa Surat Peringatan (SP) 1 kepada Borneo Billiard karena membiarkan siswa bermain biliar dengan menggunakan seragam sekolah adalah langkah yang patut diapresiasi.
Surat Peringatan tersebut diberikan pada Rabu, (18/12) dengan Nomor surat 023/PP.POBSI.GTLO/XII/2024 yang ditandatangani Idrus M Thomas Mopili selaku Ketua Umum POBSI Gorontalo.

Dalam keterangnnya, POBSI Provinsi Gorontalo menilai BORNEO BILIAR telah lalai dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam pengawasan yang membiarkan siswa yang berlatih di jam sekolah dan masih menggunakan seragam sekolah, hanya demi keuntungan semata.
“Dengan ini, berdasarkan kewenangan kami POBSI GORONTALO memberikan PERINGATAN 1 (SPI) Sebagai teguran resmi kepada pihak indusiri & jasa BORNEO BILIAR,” tegas POBSI Provinsi Gorontalo dalam surat peringatan tersebut.


POBSI Provinsi Gorontalo juga berharap pihak industri dan jasa BORNEO BILIAR untuk dapat mematuhi dan lebih meningkatkan pengawasan terhadap hal-hal yg bertentangan dengan pihak manapun.
Saat diminta tanggapan terkait Surat Peringatan tersebut, Owner Borneo Billiard, Jonathan mengatakan dia sudah menerima surat tersebut dan mengakui kesalahanya.

“Saya sudah menerima surat peringatan tersebut, dan saya mengakui kesalahan saya,” Singkat Jonathan, (18/12).(*)













