Warta Politik, Legislatif – Kekhawatiran masyarakat tentang peredaran produk makanan anak yang diragukan kehalalannya mendorong Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo meningkatkan pengawasan di lapangan.
Salah satu langkah nyata dilakukan dengan inspeksi mendadak di gerai Indomaret, Limboto, Minggu, 1 Juni 2025.

Sekretaris Komisi IV, Ghalieb Lahidjun, menjelaskan kegiatan pemantauan ini rutin dilakukan di berbagai gerai ritel nasional maupun lokal. Fokus utama adalah memastikan makanan anak yang beredar aman dan halal.
“Hampir setiap pekan kami melakukan pemantauan langsung ke sejumlah gerai seperti Indomaret, Alfamidi, Alfamart dan toko-toko lokal lainnya untuk memastikan seluruh produk makanan yang beredar, khususnya untuk anak-anak, aman dan halal,” kata Ghalieb.

Pengawasan ini merupakan respons atas banyak keluhan masyarakat terkait produk viral yang komposisi dan status halalnya belum jelas.
“Beberapa waktu lalu kami juga menemukan produk roti yang sudah kedaluwarsa masih dipajang di rak penjualan. Temuan ini menjadi dasar bagi kami untuk segera memanggil pihak terkait,” ujarnya.

Komisi IV berencana memanggil sejumlah pengelola ritel untuk mengklarifikasi temuan di lapangan. Beberapa manajemen, seperti Alfamidi, sudah dimintai keterangan.
“Sebelumnya kami sudah mengundang manajemen Alfamidi, ke depan kami akan undang semuanya secara bergiliran. Namun, kami perlu mengumpulkan data dan bukti lebih dulu sebelum pemanggilan,” jelasnya.
Ghalieb menegaskan, pihaknya tidak ingin masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi korban produk tidak layak konsumsi.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada lagi produk berbahaya atau tidak halal yang beredar di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif memilih makanan untuk anak dan meminta pelaku usaha ritel menjaga kualitas serta transparansi produk.













