Kota Gorontalo

Baru Satu Tersangka, PT AU Diduga Terlibat: BEM Provinsi Ultimatum Kejari Kota Gorontalo

×

Baru Satu Tersangka, PT AU Diduga Terlibat: BEM Provinsi Ultimatum Kejari Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Koordinator BEM Provinsi Gorontalo, Almisbah Ali Dodego

Warta Politik, Gorontalo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo didesak untuk segera melakukan pemanggilan terhadap pemilik PT AU yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi proyek Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan Jalan MT. Haryono Tahun Anggaran 2022.

Desakan ini datang dari Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Provinsi Almisbah Ali Dodego. Menurutnya, pemanggilan ini penting untuk mengungkap keterlibatan PT AU dalam proyek revitalisasi tersebut.

Ia menjelaskan, sejauh ini Kejari baru menetapkan satu orang tersangka, yakni Aulia Akbar Abimanyu selaku Direktur PT Rezki Aflah Jaya Abadi (RAJA). Padahal, kata dia, masih ada perusahaan lain yang diduga terlibat dalam proyek tersebut.

Baca Juga :  Kontradiksi DLH Kota Gorontalo, Klaim Pengawasan Dipatahkan Fakta Lapangan

“Fakta di lapangan, ada dua perusahaan yang terlibat dalam proyek ini. Tetapi sampai saat ini, baru satu pihak yang diproses hukum secara serius,” ujar Almisbah, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan, BEM Provinsi menilai penanganan kasus tersebut terkesan lamban dan belum menyentuh seluruh pihak yang diduga terlibat. Padahal, proyek yang dibiayai melalui skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 dengan nilai sekitar Rp29 miliar ini kini tengah bermasalah serius.

Baca Juga :  Densus 88 Paparkan Bahaya IRET di Lingkungan SMA 3 Kota Gorontalo

Selain itu, penetapan tersangka terhadap Aulia Akbar Abimanyu dinilai belum cukup untuk mengungkap seluruh dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi kawasan kota tua yang seharusnya rampung pada September 2022 tersebut.

“Kami meminta Kejari Kota Gorontalo jangan hanya berhenti pada satu tersangka, sementara aktor lain masih dibiarkan bebas,” tegas Almisbah.

Melihat besarnya kerugian negara dalam kasus ini, lanjut Almisbah, maka BEM Provinsi Gorontalo akan mengawal kasus ini hingga seluruh pihak yang terlibat diproses hukum.

Baca Juga :  Klarifikasi Tak Menyelamatkan, Fakta Bobroknya Puskesmas Dumbo Raya Terungkap

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, kami sudah mengantongi datanya persiapan kami sudah rampung. Jadi, dalam waktu dekat kami akanmenggelar aksi untuk mendesak Kejari Kota agar segera memanggil pihak yang terlibat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak terkait mengenai desakan tersebut. Upaya konfirmasi telah dilakukan namun hingga kini belum ada tanggapan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *