Kabupaten PohuwatoOpiniPolitik

Aktivitas PETI di Pohuwato Semakin Masif : Kapolres Buta ?

×

Aktivitas PETI di Pohuwato Semakin Masif : Kapolres Buta ?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Ilustrasi

Kapolres yang luar biasa, dengan ketajaman penglihatan yang luar biasa, tetapi tidak melihat keberadaan tambang emas ilegal yang sudah meghancurkan lingkungan sekitar. Semoga tetap menjaga fokus pada hal-hal yang lebih penting, meskipun tambang emas ilegal di Pohuwato terus berkembang tanpa gangguan.

Warta Politik, Opini – Pertambang Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Dengilo, Marisa, Balayo, Taluditi, Popayato Kabupaten Pohuwato semakin masif. Pertayaan besar ialah, apakah Kapolres Pohuwato “buta” dalam melihat praktik ilegal tersebut ?

Aktivitas PETI di Kabupaten Pohuwato telah menjadi masalah yang serius dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah pihak mengkritik lemahnya penegakan hukum terkait praktik-praktik ini, yang seringkali berdampak buruk baik terhadap lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Dana Plasma Diduga Tak Kunjung Cair, Ratusan Warga Popayato Laporkan Ketua Koperasi — Aktivis Desak Kadisperindagkop Turun Tangan

Dalam hal ini, tuduhan bahwa Kapolres Pohuwato “buta” terhadap masalah tersebut bisa menjadi refleksi dari ketidakmampuan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan yang kompleks ini.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Desak Percepatan Penanganan Banjir dan Jembatan Randangan ke Kementerian PUPR

Tentu saja, tuduhan ini perlu dilihat secara objektif dan berdasarkan bukti yang ada. Akan tetapi, keberadaan tambang emas ilegal yang marak di Kabupaten Pohuwato sangat sulit untuk diabaikan.

Aktivitas penambangan yang tidak terkontrol seringkali merusak hutan, menyebabkan kerusakan ekologis yang parah, serta mencemari sumber air dengan bahan kimia berbahaya. Dampak sosialnya pun tak kalah merugikan, dengan banyaknya warga yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan akibat ketergantungan pada aktivitas ilegal tersebut.

Baca Juga :  Dalang PETI di Kecamatan Dengilo : Ketika Regulasi dan Penegak Hukum Diuji

Kapolres memiliki tanggung jawab untuk memastikan penegakan hukum diwilayahnya berjalan efektif, dan jika tuduhan “buta” ini muncul, itu bisa mengindikasikan bahwa jajaran Polres Pohuwato belum cukup maksimal dalam mencegah atau menindak tegas praktik ilegal ini.

Dugaan adanya praktik kolusi antara oknum-oknum tertentu dengan pelaku tambang emas ilegal yang membuat aktivitas PETI masih subur hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AHY Titip Pesan Kebangkitan Demokrat, Herman Khaeron Minta Kader Gorontalo Perkuat Konsolidasi GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo diminta menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus kebangkitan partai menghadapi agenda politik mendatang. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Musda V yang digelar di Fox Hotel Gorontalo, Minggu (5/7/2026). Dalam sambutannya, Herman menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, pesan yang disampaikan AHY menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader agar terus bekerja membesarkan Partai Demokrat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Herman mengatakan, seluruh jajaran partai harus menjadikan Musda sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menegaskan, kebangkitan Demokrat tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi juga dari kemampuan kader memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya memastikan struktur partai bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, mesin partai yang solid dan berjalan sesuai dengan aturan organisasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan. “Partai Demokrat memiliki mesin yang efektif. Ada dua tujuan penting, pertama untuk seluruh rakyat Gorontalo dan kedua bagaimana mesin partai harus betul-betul berjalan sesuai AD/ART kita sampai tingkat anak ranting,” ujar Herman. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan perjalanan panjang Partai Demokrat di Gorontalo. Menurutnya, partai berlambang mercy itu pernah mencatatkan berbagai prestasi politik, termasuk memiliki wakil di DPR RI dan meraih sejumlah kursi di DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi. Karena itu, Herman optimistis kejayaan tersebut dapat diraih kembali apabila seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat. Musda V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD, DPC se-Gorontalo, serta kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Forum tersebut juga menjadi agenda untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat strategi partai menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Politik

Wartapol, Gorontalo – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…