Kota Gorontalo

Skandal Liga Nusantara: Kota Gorontalo Dihina, Ketua AFP Dituding Pemecah Organisasi!

×

Skandal Liga Nusantara: Kota Gorontalo Dihina, Ketua AFP Dituding Pemecah Organisasi!

Sebarkan artikel ini
Yusran Doda, Ketua Asosiasi Futsal Kota Gorontalo. (Foto : Ist)

Warta Politik, Kota Gorontalo – Polemik di tubuh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Gorontalo kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, sorotan datang dari Asosiasi Futsal Kota Gorontalo yang menyampaikan protes keras terhadap Ketua AFP Provinsi.

Pemicunya adalah absennya pemberitahuan resmi terkait pelaksanaan Liga Nusantara (Linus), padahal Kota Gorontalo ditunjuk sebagai tuan rumah kompetisi tersebut.

Namun, alih-alih dilibatkan, pihak kota justru merasa diabaikan. Mereka tidak menerima informasi apapun, seolah-olah tidak memiliki peran dalam struktur kepanitiaan. Sikap ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap peran dan fungsi organisasi daerah.

Baca Juga :  Kasus Korupsi SPAM Dungingi, Ketua PJS Pertanyakan Status Irwan Hunawa

“Kami ini tuan rumah, kami voters, kami pendukung dalam sistem organisasi. Minimal ada pemberitahuan resmi. Ini bukan soal teknis, ini soal etika dan cara menghargai,” tegas Yusran Doda, Ketua Asosiasi Futsal Kota Gorontalo (30/1).

Yusran juga menyinggung soal etika kepemimpinan dalam organisasi. Menurutnya, tertutupnya komunikasi dan tidak transparannya informasi menjadi sinyal adanya agenda tertentu yang tersembunyi.

Baca Juga :  Klarifikasi Tak Menyelamatkan, Fakta Bobroknya Puskesmas Dumbo Raya Terungkap

“Kalau memang tidak tahu cara menghargai konstituen, lebih baik mundur. Jabatan bukan milik pribadi. Ketua AFP seharusnya menjadi pemersatu, bukan pembuat konflik dan pemecah suara,” tambahnya.

Ia menekankan, pihaknya selama ini selalu bersikap kooperatif. Namun ketidakterlibatan mereka sebagai tuan rumah dianggap sebagai bentuk pengabaian serius yang tidak bisa ditolerir.

“Kami tidak akan diam. Ini bukan lagi soal kebijakan, ini soal harga diri organisasi. Ketua AFP Gorontalo harus bertanggung jawab dan memberi penjelasan. Jika tidak mampu, silakan mundur,” tutup Yusran.

Baca Juga :  Puluhan Juta Raib, Oknum Pengacara di Laporkan ke Polresta Kota Gorontalo

Menanggapi hal itu, Ketua AFP Gorontalo, Jemmy Oli’i, menyatakan bahwa pihak Kota Gorontalo memang dianggap tidak aktif dalam organisasi. Itulah sebabnya, tidak dilakukan koordinasi sebelumnya.

“Saya nilai Asosiasi Futsal Kota Gorontalo sudah lama tidak aktif, jadi saya memutuskan tidak berkoordinasi terkait kegiatan Liga Nusantara,” ujar Jemmy melalui sambungan Whatsapp Call (30/5).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *