Warta Politik, Legislatif — Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menggelar kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun 2024–2025 di Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (24/6/2024).
Dalam pertemuan ini, sejumlah persoalan krusial disampaikan langsung oleh masyarakat.
Masalah air bersih menjadi salah satu keluhan utama warga. Mereka mengeluhkan terbatasnya pasokan air dari PDAM serta kebutuhan mendesak akan pembangunan sumur bor untuk air baku dan air tanah.
“Akses terhadap air bersih masih sangat terbatas. Kami harap ada solusi konkret dari pemerintah provinsi,” ujar salah seorang warga kepada Thomas Mopili.

Selain itu, warga juga meminta bantuan peternakan berupa sapi, serta perbaikan dan pengaktifan Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya di ruas jalan nasional yang melintasi Desa Molingkapoto dan sekitarnya.
Permasalahan banjir di depan Kantor Bupati Gorontalo Utara juga mencuat, yang diduga dipicu oleh buruknya drainase dan pembangunan trotoar di ruas jalan nasional.
Warga meminta adanya perbaikan drainase atau pembangunan box culvert di lokasi tersebut agar genangan air tidak terus terjadi saat musim hujan.
Dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi bagian penting dalam aspirasi yang disampaikan.
Warga berharap ada bantuan rumah produksi dan sarana pendukung lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Thomas Mopili menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh masukan warga ke dalam agenda pembahasan di DPRD dan mengoordinasikannya dengan pemerintah daerah.
“Aspirasi ini adalah amanah. Saya akan pastikan semua hal yang disampaikan masyarakat Molingkapoto ini akan saya bawa dan perjuangkan dalam rapat-rapat bersama pemerintah provinsi,” tegas Thomas Mopili.














