Wartapol, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat dan terukur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, menilai respons sigap Polri sejak awal kejadian hingga tahap penanganan darurat mencerminkan kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang presisi, humanis, dan berpihak pada keselamatan rakyat.

“Polri hadir bukan sekadar sebagai institusi keamanan, tetapi sebagai kekuatan negara yang memastikan rakyat tidak dibiarkan sendiri saat bencana terjadi. Langkah cepat ini menunjukkan kepemimpinan Kapolri yang mampu menerjemahkan instruksi negara menjadi tindakan nyata di lapangan,” ujar Sujahri dalam keterangannya.
Menurutnya, pengerahan personel untuk evakuasi korban, pengamanan wilayah terdampak, serta dukungan logistik dan pelayanan kemanusiaan merupakan bukti bahwa Polri bekerja melampaui tugas formalnya.

Kehadiran aparat di titik-titik rawan bencana dinilai memberi rasa aman sekaligus harapan bagi masyarakat terdampak.
Sujahri menegaskan, pola kerja Polri dalam penanganan bencana saat ini patut dijadikan model penanganan krisis berbasis kecepatan dan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta relawan masyarakat berjalan relatif efektif di bawah komando yang jelas.

“Di tengah tantangan kebencanaan yang semakin kompleks, negara membutuhkan institusi yang sigap dan dapat dipercaya. Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit menunjukkan arah transformasi itu,” tegasnya.
DPP GMNI berharap, langkah-langkah responsif ini tidak bersifat situasional, tetapi menjadi standar permanen dalam tata kelola kebencanaan nasional. Menurut Sujahri, konsistensi kehadiran negara dalam situasi krisis akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus memperteguh rasa keadilan sosial.
“Ketika Polri bergerak cepat dan berpihak pada kemanusiaan, maka wajah negara menjadi lebih bermartabat di mata rakyat. Inilah bentuk negara yang bekerja,” pungkasnya.











