LegislatifPolitik

DPRD Gorontalo Bentuk Pansus Sawit, Fokus Tangani Masalah Lahan dan HGU  

×

DPRD Gorontalo Bentuk Pansus Sawit, Fokus Tangani Masalah Lahan dan HGU  

Sebarkan artikel ini

Warta Politik, Legislatif – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani berbagai permasalahan perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut.

Pembentukan Pansus ini disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD yang berlangsung pada Senin (17/03/2025).

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi I DPRD, Umar Karim, terpilih sebagai Ketua Pansus. Pansus ini dibentuk sebagai respons terhadap berbagai pengaduan masyarakat terkait perkebunan sawit, termasuk persoalan lahan plasma, Hak Guna Usaha (HGU), serta dugaan akuisisi lahan tanpa persetujuan warga.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Umar menyebutkan bahwa dari tujuh fraksi yang ada di DPRD, enam fraksi mendukung secara terbuka pembentukan Pansus, sementara satu fraksi memilih tidak berpendapat. Meski begitu, secara aklamasi, rapat paripurna menyetujui pembentukan Pansus tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Gorontalo Hadiri Bakti Sosial Semarak HUT ke-25 Provinsi

“Meski di tengah isu tidak terdapat anggaran untuk Pansus serta sempat tertunda dua kali dalam rapat paripurna, akhirnya paripurna siang tadi menyetujui pembentukan Pansus tentang perkebunan sawit di Provinsi Gorontalo,” ujar politisi yang akrab disapa UK itu.

UK menjelaskan bahwa Pansus ini merupakan inisiatif Komisi I DPRD Gorontalo sebagai bentuk tanggapan atas keluhan masyarakat terkait persoalan sawit di daerah tersebut.

Baca Juga :  Pansus Deprov Gorontalo Respons Aspirasi Penambang Suwawa, Bupati Bone Bolango Segera Diundang

“Ruang lingkup Pansus sawit akan menangani permasalahan perkebunan sawit yang ada di Provinsi Gorontalo,” terangnya.

Salah satu masalah utama yang akan ditangani Pansus adalah ketiadaan perkebunan plasma.

UK menjelaskan bahwa perkebunan plasma adalah lahan yang dikelola masyarakat dengan pendanaan dari perusahaan dalam skema kemitraan.

“Sesuai undang-undang yang ada, lahan plasma tersebut paling sedikit 20 persen dari luas areal milik perusahaan,” terangnya.

Selain itu, Pansus juga akan mengusut dugaan akuisisi lahan masyarakat oleh perusahaan yang kemudian diubah menjadi Hak Guna Usaha (HGU) tanpa sepengetahuan warga.

Baca Juga :  Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Jalani PPL di DPRD Provinsi Gorontalo

Akibatnya, banyak masyarakat kehilangan lahan garapan mereka karena tanah tersebut telah berstatus sebagai milik negara.

“Dan juga persoalan adanya ribuan hektar lahan milik perusahaan yang belum diubah menjadi HGU untuk lahan perkebunan sawit. Akibatnya, lahan tersebut jadi terlantar,” ungkapnya.

Setelah rapat paripurna, UK yang sejak awal mendorong pembentukan Pansus ini tampak puas dengan hasilnya. Ia menegaskan bahwa sebagai kader NasDem yang mengusung visi Restorasi, dirinya akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

“Jadi sebagai kader NasDem, saya akan selalu mendorong upaya-upaya pembelaan terhadap masyarakat kecil. Ini harus dilakukan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AHY Titip Pesan Kebangkitan Demokrat, Herman Khaeron Minta Kader Gorontalo Perkuat Konsolidasi GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo diminta menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus kebangkitan partai menghadapi agenda politik mendatang. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Musda V yang digelar di Fox Hotel Gorontalo, Minggu (5/7/2026). Dalam sambutannya, Herman menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, pesan yang disampaikan AHY menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader agar terus bekerja membesarkan Partai Demokrat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Herman mengatakan, seluruh jajaran partai harus menjadikan Musda sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menegaskan, kebangkitan Demokrat tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi juga dari kemampuan kader memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya memastikan struktur partai bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, mesin partai yang solid dan berjalan sesuai dengan aturan organisasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan. “Partai Demokrat memiliki mesin yang efektif. Ada dua tujuan penting, pertama untuk seluruh rakyat Gorontalo dan kedua bagaimana mesin partai harus betul-betul berjalan sesuai AD/ART kita sampai tingkat anak ranting,” ujar Herman. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan perjalanan panjang Partai Demokrat di Gorontalo. Menurutnya, partai berlambang mercy itu pernah mencatatkan berbagai prestasi politik, termasuk memiliki wakil di DPR RI dan meraih sejumlah kursi di DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi. Karena itu, Herman optimistis kejayaan tersebut dapat diraih kembali apabila seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat. Musda V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD, DPC se-Gorontalo, serta kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Forum tersebut juga menjadi agenda untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat strategi partai menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Politik

Wartapol, Gorontalo – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…