Warta Politik, Pandeglang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pandeglang resmi menggelar Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) di Kota Pandeglang, Banten. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum GMNI, Bung Sujahri Somar.
Mengusung tema “Mencetak Marhaenisme Tangguh”, kaderisasi ini menjadi wadah pembentukan karakter kader muda yang berjiwa nasionalis, progresif, dan berkomitmen pada perjuangan rakyat.
Dalam arahannya, Sujahri Somar menekankan bahwa kaderisasi adalah kunci keberlanjutan perjuangan GMNI. Ia menegaskan pentingnya melahirkan kader yang tidak hanya militan secara ideologi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“GMNI adalah kawah candradimuka bagi kader-kader muda. Melalui Kaderisasi Tingkat Dasar ini, kita ingin menanamkan nilai perjuangan, kebangsaan, dan keberpihakan pada rakyat,” tutur Sujahri.
Puluhan peserta hadir dari berbagai cabang GMNI se-Indonesia. Selama kegiatan, mereka mendapatkan pembekalan mengenai ideologi marhaenisme, politik, organisasi, hingga strategi menghadapi tantangan di era digital.

Ketua DPC GMNI Pandeglang, Bung Hatta, menilai kegiatan ini sebagai momentum memperkuat basis ideologis organisasi di daerah.
“Kami ingin memastikan kader GMNI memiliki fondasi ideologi yang kuat serta semangat juang yang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Bung Ridwan Abbas Bandaso, kader asal GMNI Maros, Sulawesi Selatan, menyampaikan pengalamannya.
“Saya berharap melalui KTD ini, saya bisa lebih memahami peran kader dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.














