Kabupaten Bone Bolango

Forum Pemuda Gorontalo Adukan Dugaan Mafia Batu Hitam ke Mabes Polri

×

Forum Pemuda Gorontalo Adukan Dugaan Mafia Batu Hitam ke Mabes Polri

Sebarkan artikel ini
Forum Pemuda Gorontalo Adukan Dugaan Mafia Batu Hitam ke Mabes Polri
- Wartapol.

Warta Politik – Forum Pemuda Gorontalo secara resmi melaporkan dugaan praktik penyelundupan dan pertambangan ilegal batu hitam (galena) dari Kabupaten Bone Bolango ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Langkah ini menindaklanjuti penangkapan beberapa kontainer bermuatan batu hitam ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada awal Agustus 2025, yang hingga kini belum ada kejelasan penanganannya.

Koordinator Forum Pemuda Gorontalo, Jasmin Dalanggo, mengatakan pihaknya tidak hanya membawa bukti fisik, tetapi juga mengantongi daftar nama pihak yang diduga menjadi aktor utama dalam jaringan perdagangan gelap tersebut.

Baca Juga :  Diterpa Isu Miring, Opan Kidamu: Bahlil Seperti Pohon Beringin, Kokoh di Tengah Badai

“Kami bukan hanya datang membawa cerita. Kami membawa bukti, kronologi, dan nama-nama yang kami duga kuat terlibat. Jika polisi serius, ini saatnya membongkar jaringan mafia tambang yang sudah terlalu lama merampok sumber daya Gorontalo,” tegas Jasmin.

Hasil penelusuran Forum Pemuda Gorontalo mengungkap adanya pola pengiriman rutin sejak Februari 2025.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNG Lakukan Pemetaan Geologi untuk Perkuat Rencana Pembangunan Desa Mamungaa Timur

Batu hitam disebut dikirim dari gudang penampungan di Bone Bolango menggunakan dokumen yang diduga dipalsukan. Jaringan ini melibatkan pemilik gudang, pemodal di Jakarta, operator lapangan, oknum pengurus dokumen, hingga pembeli besar.

Jasmin menyebut, perkara ini menjadi ujian nyata bagi keseriusan Mabes Polri dalam memberantas kejahatan sumber daya alam yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Baca Juga :  PDAM Bone Bolango Diduga Gadaikan SK Pegawai, Gaji 7 Bulan Raib!

“Kalau aparat diam atau setengah hati, itu berarti negara sedang memberi karpet merah untuk para perampok sumber daya alam. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas dan nama-nama ini diumumkan ke publik,” ujarnya.

Forum Pemuda Gorontalo meminta Mabes Polri mengambil alih penyidikan dari Polda Metro Jaya, menyita seluruh barang bukti, mengumumkan perkembangan kasus secara terbuka, dan memproses hukum semua pihak yang terlibat tanpa pengecualian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *