LegislatifPolitik

SMK Negeri 1 Limboto Jadi Contoh Sekolah Mandiri, Pansus DPRD Gorontalo Apresiasi Sistem BLUD

×

SMK Negeri 1 Limboto Jadi Contoh Sekolah Mandiri, Pansus DPRD Gorontalo Apresiasi Sistem BLUD

Sebarkan artikel ini
Screenshot

Warta Politik, Legislatif – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Provinsi Gorontalo mengunjungi SMK Negeri 1 Limboto, Jumat (11/4/2025), guna melihat langsung bagaimana pengelolaan sekolah dengan pendekatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dijalankan secara nyata.

Anggota Pansus LKPJ, Anas Jusuf, menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan fasilitas dan sistem manajemen keuangan di sekolah tersebut. Ia menilai SMK Negeri 1 Limboto telah menjadi pionir dalam penerapan BLUD di dunia pendidikan vokasi.

Baca Juga :  Wakil Ketua Deprov Gorontalo Gali Strategi Digitalisasi UMKM di Nur Corner Jakarta

“Tentu ini merupakan role model yang bisa kita jadikan percontohan bagi sekolah-sekolah lain. Mengapa? Karena sistem penganggaran ke depan itu semakin berat. Akan tetapi, dengan BLUD ini kita bisa menghidupi sendiri sumber-sumber pembiayaan yang berasal dari yang lain,” ujar Anas.

Menurutnya, keberadaan unit usaha seperti hotel praktik untuk jurusan perhotelan, mini bank, dan gerai Alfamart menunjukkan bahwa sekolah ini tidak hanya fokus pada pendidikan, tapi juga pada kemandirian finansial dan peningkatan kompetensi siswa.

“Banyak manfaat yang bisa kita ambil. Ini bisa menjadi tempat praktik untuk mengelola sebuah perusahaan, dan juga sekolah bisa mendapat profit dari dana yang dikelola secara mandiri,” tambahnya.

Baca Juga :  Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Solusi Banjir Randangan dan Perbaikan Jembatan

Melalui sistem ini, SMK Negeri 1 Limboto berhasil menggabungkan pembelajaran dengan pelatihan kewirausahaan secara langsung. Sekolah menjadi ruang praktik nyata bagi siswa dalam dunia bisnis.

Baca Juga :  Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Rancangan Awal RPJMD Bersama Bappeda

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong sekolah-sekolah lain di Gorontalo untuk menerapkan model serupa, demi penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan daya saing siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *