Warta Politik, Legislatif – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo mendesak Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menindaklanjuti surat balasan dari PT Mentari Alam Persada (MAP) mengenai peminjaman Jembatan Bailey. Jembatan ini direncanakan sebagai solusi darurat atas kerusakan jembatan utama di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala.
Anggota Komisi III DPRD, Syarifudin Bano, menyebutkan bahwa penanganan cepat sangat dibutuhkan karena warga sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan yang rusak, bahkan mengganggu aktivitas harian mereka.
“Surat dari PT MAP dengan nomor 022/MAP/IV/2025 merupakan respon atas permohonan Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, untuk meminjam Jembatan Bailey. Kami meminta Dinas PU segera berkoordinasi agar proses ini berjalan cepat,” ujar Syarifudin, Kamis (10/4/2025).
Ia menjelaskan, gagasan peminjaman ini merupakan hasil komunikasi intens antara DPRD dan Gubernur sebagai respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Alhamdulillah, permohonan Gubernur mendapat respon positif dari PT MAP. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara eksekutif dan legislatif bisa menghasilkan solusi konkret untuk persoalan rakyat,” tambahnya.
Politisi Partai Demokrat ini juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur yang langsung mengambil inisiatif menyurati pihak perusahaan begitu menerima laporan dari DPRD.
“Keberadaan jembatan merupakan satu-satunya akses utama masyarakat, terutama karena lokasinya berada di kawasan pasar. Untuk itu kami minta ini segera direalisasikan demi kelancaran aktivitas masyarakat,” pungkasnya.














