Kota GorontaloPolitik

Kasus Korupsi SPAM Dungingi, Ketua PJS Pertanyakan Status Irwan Hunawa

×

Kasus Korupsi SPAM Dungingi, Ketua PJS Pertanyakan Status Irwan Hunawa

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa yang diduga menerima menerima aliran dana sejumlah 1,5 Miliar pada proyek SPAM Dungingi. ( Foto : Dulohupa.id )
Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa yang diduga menerima menerima aliran dana sejumlah 1,5 Miliar pada proyek SPAM Dungingi. ( Foto : Dulohupa.id )

Warta Politik, Kota Gorontalo – Nama Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, kembali menjadi sorotan dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek SPAM Dungingi.

Ketua Pro Jurnalismedia Siber (PJS), Jhojo Rumampuk, mempertanyakan status hukum Irwan Hunawa yang hingga kini belum mengalami perkembangan signifikan.

Dalam sidang yang digelar pada Kamis (05/07/2024) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Gorontalo, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi, yakni Direktur PT. Raya Sinergis serta kontraktor proyek SPAM Dungingi, Robert Christian Tan.

Baca Juga :  Aktivis Desak Investigasi Dugaan Penyalahgunaan Dexlite di SPBU Andalas Gorontalo

Robert dalam kesaksiannya mengungkapkan adanya keterlibatan Irwan Hunawa, yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Kota Gorontalo. Ia menyebut bahwa Rahmat Ali berperan sebagai mediator yang mempertemukan dirinya dengan Irwan Hunawa.

Jadi, dari awal proses lelang proyek SPAM Dungingi ini, telah ada upaya untuk mengarahkan hingga pihaknya bisa menang dalam tender tersebut,” ujar Robert di hadapan Majelis Hakim.

Baca Juga :  Polresta Gorontalo Kota Amankan Ratusan Dus Miras di Operasi Pekat 2024

Lebih lanjut, Robert mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengan Irwan Hunawa melalui Rahmat Ali, baik di kantor DPRD Kota Gorontalo maupun di kediaman pribadi Irwan Hunawa.

Dalam pertemuan tersebut, pak Irwan Hunawa meminta 11 persen dari nilai kontrak. Karena sudah ada kesepakatan sebelumnya, dan yang menginisiasi permintaan 11 persen tersebut adalah Irwan Hunawa dan saya menyanggupi itu,” ungkapnya.

Robert juga menyebut bahwa Irwan Hunawa meminta pembayaran awal sebesar Rp145 juta sebelum proyek benar-benar aman dari potensi pembatalan.

Baca Juga :  Deprov Gorontalo Desak Percepatan Penanganan Banjir dan Jembatan Randangan ke Kementerian PUPR

Menanggapi fakta-fakta tersebut, Ketua PJS Provinsi Gorontalo, Jhojo Rumampuk, mempertanyakan kelanjutan proses hukum terhadap Irwan Hunawa.

Bagaimana dengan status Irwan Hunawa yang saat itu disebut-sebut karena diduga telah menerima 1,5 miliar pada kasus SPAM Dungingi tersebut?” tegas Jhojo.

Hingga kini, publik masih menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum terkait status Irwan Hunawa dalam kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AHY Titip Pesan Kebangkitan Demokrat, Herman Khaeron Minta Kader Gorontalo Perkuat Konsolidasi GORONTALO – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo diminta menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus kebangkitan partai menghadapi agenda politik mendatang. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, saat membuka Musda V yang digelar di Fox Hotel Gorontalo, Minggu (5/7/2026). Dalam sambutannya, Herman menyampaikan salam dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, pesan yang disampaikan AHY menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader agar terus bekerja membesarkan Partai Demokrat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Herman mengatakan, seluruh jajaran partai harus menjadikan Musda sebagai momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menegaskan, kebangkitan Demokrat tidak hanya diukur dari hasil pemilu, tetapi juga dari kemampuan kader memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya memastikan struktur partai bekerja secara maksimal hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, mesin partai yang solid dan berjalan sesuai dengan aturan organisasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan. “Partai Demokrat memiliki mesin yang efektif. Ada dua tujuan penting, pertama untuk seluruh rakyat Gorontalo dan kedua bagaimana mesin partai harus betul-betul berjalan sesuai AD/ART kita sampai tingkat anak ranting,” ujar Herman. Ia juga mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan perjalanan panjang Partai Demokrat di Gorontalo. Menurutnya, partai berlambang mercy itu pernah mencatatkan berbagai prestasi politik, termasuk memiliki wakil di DPR RI dan meraih sejumlah kursi di DPRD kabupaten, kota, maupun provinsi. Karena itu, Herman optimistis kejayaan tersebut dapat diraih kembali apabila seluruh kader tetap menjaga kekompakan, memperkuat soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat. Musda V Partai Demokrat Provinsi Gorontalo turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD, DPC se-Gorontalo, serta kader Partai Demokrat dari berbagai daerah. Forum tersebut juga menjadi agenda untuk menentukan arah kepemimpinan dan memperkuat strategi partai menghadapi dinamika politik yang akan datang.
Politik

Wartapol, Gorontalo – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat…