Wartapol, Gorontalo – Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja untuk mempelajari tata kelola kawasan Malalayang Beach World, Sulawesi Utara, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sehat dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut digelar pada akhir Desember 2025 dan melibatkan sejumlah legislator dari DPRD Provinsi Gorontalo. Rombongan bertolak ke lokasi studi komparatif untuk melihat langsung praktik pengelolaan unit usaha BUMD di kawasan wisata tersebut dan bertukar informasi tentang strategi pengembangan yang efektif.

Sebagai kawasan tujuan wisata yang dikelola oleh BUMD, Malalayang Beach World dianggap memiliki sejumlah pengalaman pengelolaan fasilitas komersial yang bisa dipelajari oleh wakil rakyat dari Gorontalo. Dalam kunjungan ini, peserta delegasi melakukan dialog dengan pengelola setempat dan menyerap praktik-praktik yang dinilai berhasil dalam pengembangan kawasan serta peningkatan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Anggota DPRD Gorontalo menilai bahwa pemahaman lebih mendalam terhadap mekanisme kerja BUMD di berbagai sektor usaha, termasuk destinasi wisata unggulan seperti Malalayang Beach World, dapat menjadi bekal penting dalam perumusan kebijakan dan pemberdayaan BUMD di wilayahnya sendiri. Delegasi juga mengamati bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan pelaku usaha lokal di kawasan wisata tersebut berjalan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui studi banding ini, DPRD Gorontalo berharap dapat mengadopsi praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan BUMD sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja unit usaha milik pemerintah daerah. Langkah ini dinilai penting dalam rangka memperkuat kapasitas BUMD di Gorontalo agar mampu menjadi aktor pendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.













