Warta Politik, Legislatif – Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk oleh DPRD Provinsi Gorontalo resmi memulai aktivitasnya, Senin (14/04/2025). Rapat perdana digelar sebagai langkah awal membahas persoalan kelapa sawit yang selama ini menuai sorotan.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian, PUPR dan PKP, PNM dan PTSP, serta Biro Hukum turut diundang untuk dimintai data dan informasi teknis.
Ketua Pansus, Umar Karim, menegaskan bahwa pihaknya akan serius menangani isu ini demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami akan berkonsentrasi penuh atas persoalan ini sehingga kami diawal ini melibatkan dan mengundang kepada sejumlah OPD terkait untuk keperluan data yang terkait tata kelola dan permasalahan sawit. Insyaallah ini bisa terintegrasi dan menghasilkan output atau hasil yang maksimal dan optimal,” tuturnya saat memimpin rapat.

Tidak hanya mengandalkan rapat dan data dari instansi, pansus juga berencana melakukan agenda turun langsung ke lapangan untuk mendengar suara warga.
“Kami akan menemui rakyat untuk konfirmasi apakah mereka sudah mendapatkan kebun plasma. Kami akan datangi masyarakat desa per desa. Kami akan kumpul mereka lalu kami akan tanya, apakah mereka punya kebun plasma,” tandasnya














