Ekonomi

Teknologi LiDAR Memangkas Waktu Survei dari Mingguan Menjadi Harian

×

Teknologi LiDAR Memangkas Waktu Survei dari Mingguan Menjadi Harian

Sebarkan artikel ini

Sensor laser menembus vegetasi dan menghasilkan model tiga dimensi dengan akurasi 3 cm untuk sektor tambang, perkebunan, dan energi.

Jakarta — Halo Robotics menerbitkan penjelasan teknis mengenai LiDAR, teknologi pemetaan yang mengubah cara industri di Indonesia mengukur dan memantau lahan. LiDAR menembakkan laser pulse ke permukaan bumi dan menghitung waktu pantulannya untuk membentuk point cloud tiga dimensi. Berbeda dari fotogrametri, LiDAR menembus kanopi dan memetakan permukaan tanah asli di bawahnya.

Kemampuan sensor menentukan skala pekerjaan. DJI Zenmuse L3 menembakkan hingga 2 juta titik per detik dengan akurasi vertikal 3 cm pada ketinggian 120 m. Dipasang pada drone DJI Matrice 400 yang mampu terbang hingga 59 menit, satu penerbangan mencakup area yang luas dalam sekali misi.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan KA Fakultatif Sambut Libur Panjang Maulid Nabi

Manfaatnya terukur di lapangan. Di pertambangan, LiDAR menghitung volume stockpile dan memantau kemajuan galian. Di perkebunan dan kehutanan, sensor ini memetakan kontur tanah dan menaksir volume kayu. Di sektor energi, LiDAR memeriksa jalur transmisi tanpa mematikan aliran listrik. Data yang dulu butuh berminggu-minggu kini selesai dalam hitungan jam.

Baca Juga :  BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 2 Tahun 2026, Dihadiri Jajaran Manajemen dan Pekerja Region 6 serta Unit Kerja Supervisi

Penjelasan lengkap tersedia di: https://halorobotics.com/lidar-adalah-pengertian-cara-kerja-dan-manfaat-untuk-industri/

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Baca Juga :  Pelabuhan Tanjung Wangi Jadi Simpul Logistik Strategis Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *