Ekonomi

Waspada Situs Palsu Rekrutmen, KAI Hanya Gunakan Situs Resmi e-recruitment.kai.id

×

Waspada Situs Palsu Rekrutmen, KAI Hanya Gunakan Situs Resmi e-recruitment.kai.id

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 28 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap situs atau tautan palsu yang mengatasnamakan KAI dalam proses rekrutmen. Dimana saat ini beredar sejumlah situs tidak resmi yang menyebutkan lowongan kerja dan meminta pembayaran tertentu, disaat KAI tengah membuka rekrutmen pekerja.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan bahwa KAI menyediakan lowongan pekerjaan yang hanya berdasarkan website resmi yakni “e-recruitment.kai.id” . Disamping itu, KAI dalam setiap proses rekrutmen tidak pernah memungut biaya apapun, baik untuk administrasi, pelatihan, maupun keperluan lainnya termasuk tidak memiliki kerjasama apapun dengan pihak travel dan pihak manapun.

“Seluruh proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs resmi e-recruitment.kai.id. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa alamat situs dengan teliti dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas Ixfan.

Baca Juga :  LindungiHutan Sukses Gelar Green Skilling #21: Dorong Penerapan Green Mindset dalam Bisnis

Ditambahkannya, bahwa setiap informasi resmi terkait lowongan kerja KAI hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, seperti :

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, Perkuat Komitmen BINUS dalam Pengembangan Talenta Unggul dan Berdampak Untuk Indonesia Emas 2045

– Situs resmi rekrutmen: https://e-recruitment.kai.id

– Website KAI : www.kai.id

– Media sosial resmi KAI (Instagram: @kai121_, @keretaapikita, X: @keretaapikita, Facebook: @keretaapikita)

Baca Juga :  Public Expose Live 2025: Bank Raya (AGRO) Optimis Kinerja Perusahaan Tumbuh Berkelanjutan

“KAI mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah tergiur janji penerimaan kerja yang mengharuskan membayar sejumlah uang. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tambahnya.

Dengan imbauan ini, KAI berharap masyarakat dapat lebih waspada sehingga terhindar dari modus penipuan rekrutmen yang merugikan.