Ekonomi

Zentara Percepat Deteksi Kerentanan Siber dari Hitungan Hari Menjadi Menit dengan AVAS

×

Zentara Percepat Deteksi Kerentanan Siber dari Hitungan Hari Menjadi Menit dengan AVAS

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, INDONESIA – September 2026. Zentara Technologies memperkenalkan pendekatan baru dalam vulnerability assessment melalui AVAS, sistem assessment berbasis AI yang dirancang untuk mempercepat identifikasi dan prioritisasi kerentanan pada lingkungan enterprise.

Bagi banyak perusahaan, vulnerability assessment masih dilakukan secara berkala. Siklus pengujian yang panjang dapat membuat tim keamanan menerima gambaran risiko yang sudah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi infrastruktur terbaru.

AVAS dirancang untuk mempersingkat proses tersebut dengan melakukan pemindaian secara paralel dan menggunakan AI untuk membantu menentukan area yang membutuhkan analisis lebih dalam.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Program School Holiday Specials untuk Liburan Keluarga di Bali

Menurut Zentara, AVAS dapat menyelesaikan full enterprise assessment dalam waktu kurang dari 15 menit. Sistem tersebut memproses kerentanan pada aplikasi, sistem operasi, API, jaringan, dan firmware, kemudian menggunakan natural language processing untuk membaca advisory keamanan dan menghubungkan temuan dengan CVE yang relevan.Pendekatan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengujian manual.

Baca Juga :  KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi

Automated assessment digunakan untuk menemukan dan memprioritaskan risiko, sementara operator keamanan melakukan validasi dan eksploitasi manual untuk membuktikan dampak kerentanan.

Dalam praktiknya, pendekatan tersebut menggabungkan vulnerability assessment and penetration testing dengan kemampuan AI-powered vulnerability assessment. Setiap temuan divalidasi sebelum dimasukkan ke laporan sehingga tim keamanan dapat memusatkan sumber daya pada risiko yang paling relevan.

AVAS juga dirancang untuk menghasilkan laporan teknis dan eksekutif setelah assessment selesai. Temuan dapat dihubungkan melalui API ke lingkungan SOC, SIEM, dan DevSecOps yang sudah digunakan perusahaan.

Baca Juga :  Menemukan Diri Lewat Warna: Transformasi Hidup Agus Priyanto Lewat Terapi Seni

Dengan memperpendek waktu antara perubahan infrastruktur dan pengujian keamanan, perusahaan dapat melakukan assessment setelah peluncuran aplikasi, perubahan konfigurasi, maupun munculnya kerentanan kritis baru, tanpa harus selalu menunggu siklus assessment berikutnya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *