Ekonomi

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

×

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 03 Juli 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Pertamina Foundation menghadirkan inovasi sistem pemantauan keanekaragaman hayati berbasis artificial intelligence (AI) bernama PF-Lestari.

Didukung teknologi AI dan analisis spasial, PF-Lestari mampu mengukur indeks kesehatan vegetasi, mendeteksi perubahan tutupan lahan, hingga melakukan estimasi jumlah pohon (tree count).

Platform ini juga didukung fitur pemetaan presisi yang memungkinkan pengguna mengamati profil tutupan lahan dan topografi secara lebih komprehensif. Dengan beragam fitur tersebut, PF-Lestari mampu mempermudah inventarisasi digital jenis tanaman, riwayat perawatan, hingga memetakan potensi awal penyerapan karbon di area penanaman.

Baca Juga :  Telkom AI Center Malang dan Witel Jatim Barat Malang Gelar Workshop AI Productivity untuk Tingkatkan Produktivitas Pegawai

Agus menambahkan bahwa inovasi PFLestari berangkat dari tantangan pengelolaan data kehati yang tidak terpusat hingga sulitnya mendapatkan visualisasi kondisi aktual secara berkala.

“Melalui PF-Lestari, kami mengintegrasikan proses pemantauan, analisis, dan pelaporan agar berjalan lebih efisien dan akurat. Saat ini, PF-Lestari telah diimplementasikan di berbagai area program Hutan Lestari yang dikelola PF untuk mendukung rehabilitasi lahan kritis di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK),” ujar President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari,Jumat (03/07).

Dengan teknologi yang dimiliki, PF-Lestari mendukung pendataan penanaman pohon endemik dan multi-purpose tree species (MPTS), sekaligus memperkuat fungsi riset serta edukasi kehutanan.

PF-Lestari juga memiliki dashboard terintegrasi juga memungkinkan pengelolan data lapangan, estimasi keberhasilan tumbuh (survival rate), hingga potensi cadangan karbon menjadi lebih efisien, dan proses evaluasi program yang lebih terukur dan akuntabel.

Baca Juga :  Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial

“Potensi PF-Lestari menghasilkan Value Creation Rp2,19 miliar, didukung oleh replikasi internal, ekspansi ke Pertamina Group, dan komersialisasi eksternal,” ucap Agus.

Inovasi PF-Lestari diapresiasi dalam ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 dengan meraih predikat Platinum kategori PC-Prove.

APQ Awards merupakan ajang penganugerahan terhadap implementasi Quality khususnya implementasi 4 Pilar Manajemen Kualitas di Lingkungan PT Pertamina (Persero). APQ Awards merupakan agenda tahunan yang berjalan sejak tahun 2010.

“Ini merupakan kali pertama Pertamina Foundation berpartisipasi dalam APQA dan langsung berhasil meraih predikat Platinum. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan telah memenuhi standar kualitas tinggi, sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendukung program lingkungan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan,” tutup Agus.

Baca Juga :  Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Melalui pemanfaatan PF-Lestari, inisiatif pelestarian lingkungan diharapkan semakin kuat dari sisi perencanaan hingga pelaporan. Data yang terdokumentasi ini sejalan dengan Asta Cita terkait penguatan ketahanan lingkungan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem dan poin 15 (Ekosistem Daratan).

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *